
Buku Foto Makanan Sebagai Panduan Diet Kamu
- Alan Parker
- 0
- Posted on
Buku foto makanan adalah ‘senjata’ utama yang mesti kalian punya sebelum melakukan program diet. Diet yang serampangan tanpa mengikuti panduan yang telah disediakan bukannya akan memberikan hasil yang memuaskan, justru cuma bikin lelah badan dan pikiran.
Sebelum membaca artikel ini, kamu mungkin ingin segera mengunduh buku sakti yang bisa menuntunmu selama hari-hari diet yang penuh tantangan.
Nah, kamu bisa unduh Buku Foto Makanan yang disusun secara resmi oleh Kementerian Kesehatan pada tautan download Buku Foto Makanan ini. Apa saja sih isinya?
Alat Makan
Pada halaman pembuka buku foto makanan versi digital ini, kamu bisa menemukan berbagai gambar atau foto alat makan yang lazim digunakan dalam rumah tangga.
Mulai dari beragam jenis gelas, mangkuk, piring, centong, hingga sendok makan. Semua lengkap dengan ukuran besar kecil dan volume tampung yang berbeda.
Sumber Karbo
Kemudian kita akan disajikan berbagai ukuran porsi sumber karbohidrat yang berbeda, mulai dari nasi, lontong, umbi-umbian, mie, hingga roti.
Nggak usah khawatir, semuanya ditunjukkan dalam porsi yang bervariasi, praktis dan gampang terukur pula dengan varian potongan yang berbeda.
Misalnya kentang rebus, ditunjukkan tiga gambar yang berbeda besarnya. Kentang kecil dengan massa 75 gram, kentang sedang seberat 100 gram, dan kentang besar sekira 150 gram.
Sumber Protein
Sumber protein yang disajikan dalam buku foto makanan berfokus pada berbagai jenis daging dan bahan makanan terkait. Misalnya olahan daging sapi seperti rendang, olahan ikan goreng, dan beragam olahan daging ayam.
Selain itu, olahan daging dan bagian organ lain yang lebih datail juga ada, misalnya abon sapi, sate usus, sate ati, kikil, sampai daging ayam suwir.
Lebih dari itu, dalam file pdf yang bisa kamu download lewat link di atas, tercantum pula beragam olahan daging yang tidak murni daging seratus persen. Misalnya bakso rebus, daging burger, dan nugget.
Beragam jenis seafood juga ditampilkan, misalnya cumi, udang, ikan teri, bahkan ikan sanden kalengan. Tentu saja beragam olahan telur seperti telur balado, telur dadar, dan telur puyuh juga ada.
Sumber protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan juga disebutkan dengan detail ukuran yang berbeda-beda.